Taraweh di Akhir Ramadhan

Ini cerita tentang hari kemarin

Alhamdulillah kamis malam ini saya diberi kesempatan untuk sholat taraweh di masjid dekat rumah. Kebetulan sejak sorenya saya memang sudah berada di rumah, setelah sebelumnya menghabiskan waktu seharian di open café universitas.

Tadinya saya mengira taraweh akan berlangsung sangat ramai, sebab hari ini memang sudah di penghujung ramadhan. Besok jumat adalah shalat taraweh yang terakhir. Kalo tahun-tahun kemarin sih setiap awal dan akhir ramadhan seperti ini, masjid selalu sesak di penuhi jamaah. Bahkan shaf para wanita bisa meluber sampai keluar masjid, sehingga harus banyak menggelar tikar tambahan.

Tapi malam ini saya cukup kaget sebab ternyata jamaah tarawehnya sangat sedikit!! Jamaah lelaki hanya ada dua shaf lebih saja, itu pun sudah dibantu anak kecil yang belum akil baligh. Padahal tahun-tahun sebelumnya bisa lebih dari 7 shaf lho…

Kemudian ketika sudah memasuki rakaat ke 8, jamaah banyak yg pulang untuk selanjutnya meneruskan shalat witir 3 rakaat di rumah masing-masing. Hasilnya, selepas 8 rakaat, jemaah lelaki yang tersisa tidak sampai full 2 shaf. Waduuh.. sepi sekali…

Untuk jamaah wanita, memang lumayan banyak sih, walaupun sepertinya tidak sebanyak tahun kemarin.

Saya heran. Ya bukan apa-apa sih. Abis biasanya kalo udah akhir-akhir ramadhan, apalagi h-3 kyk gini, masjid selalu penuh, terutama pada saat isya dan taraweh. Karena ramadhan akan segera berakhir, biasanya masyarakat merasa sayang untuk melewatkan kesempatan taraweh di masjid, sehingga adanya sedikit waktu yg tersisa selalu ingin dimanfaatkan semaksimal mungkin. Tapi entah kenapa di tahun ini kebiasaan itu ga terjadi lagi…

Apakah karena sudah cukup pede kalo di tahun depan akan diberi kesempatan lagi untuk berjumpa dengan bulan ramadhan? Atau karena lebih merasa sayang untuk melewatkan diskon gila-gilaan di berbagai pusat perbelanjaan? Entahlah, saya tidak berani berandai-andai, ndak disangka men judge sembarangan… Sebab saya sendiri pun masih sangat sering melewatkan sholat taraweh berjamaah di masjid…

Yah, saya sih hanya bisa berdoa semoga tahun depan saya, keluarga, dan teman-teman masih diberi kesempatan oleh Tuhan untuk menikmati indahnya bulan Ramadhan, amin…

Bagaimana dengan kondisi tarawehan di masjid dekat tempat tinggal teman-teman? Ramaikah?

0 Responses to “Taraweh di Akhir Ramadhan”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,985 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: