Samuel Mulia si Penulis Parodi?

Ada yg tau rubrik Parodi di harian Kompas itu ga? Itu lho, sebuah rubrik yg isinya tentang cerita sehari-hari gitu, tapi sarat makna dan pesan-pesan kehidupan. Ceritanya sederhana, tapi diungkapkan dengan begitu bagus, penuh penghayatan, kontemplatif, enak dibaca, alurnya ngalir begitu aja, apa adanya. Aku sebenarnya agak jarang baca juga, jadi ga tau munculnya setiap hari apa aja, ga terlalu memperhatikan. Tapi kalo pas nemu rubrik itu, aku seneng banget ngebacanya. Penulisnya adalah Samuel Mulia, orang yang berkecimpung dalam dunia mode. Contoh tulisan dia di rubrik parodi bisa dilihat di sini atau di sini. Bagus-bagus lho. Model tulisannya semacam blog gitu.

Trus beberapa hari kemaren aku ga sengaja aku ngebuka sebuah situs yg ada bahasan tentang Samuel Mulia itu. Situs yg aku baca itu bisa di lihat di sini. Tapi aku ga tau yg dibahas itu Samuel Mulia yg nulis di rubrik Parodi itu atau bukan, soalnya ga ada bahasan tentang itu sih. Yang aku baca di situ dia dulu kuliah di fakultas Kedokteran, lulusan Udayana, jadi ga ada hubungannya sama dunia mode yg digeluti Samuel Mulia si penulis Parodi. Tapi kyknya si itu beneran dia. Bisa aja kan, karena punya kemampuan dalam dunia mode, akhirnya justru mendalami bidang itu, walopun sebenarnya punya ijazah Kedokteran. Tadinya aku pengen browsing2 ttg dia lebih lanjut dan mendalam, tapi ga jadi, maless…

Nah, yg menarik, dari situs yg aku baca itu, ternyata Samuel Mulia itu adalah Gay! Dan dia juga ga malu buat ngakuin hal itu, kata dia, “yes, I’m gay. Kenapa harus malu mengakui itu?” Sejak kecil katanya dia emang kyk gitu, sifat dan sikapnya berbeda dengan laki-laki lain, agak kewanita-wanitaan. Trus pas kuliah juga pernah suka sama sesama jenisnya. Trus dicritain juga kalo dia kemudian mulai bergaul di internet. Dari situ pergaulan dia jadi lebih bebas dan terbuka, trus akhirnya bisa punya pacar yg sama-sama laki-laki. Dan bahkan pacar2nya itu kebanyakan dah pada punya istri. Wow!! Yang lebih parah, dia sempet terjerumus ke dalam seks bebas, melakukan petualangan homo seksual. Ya amplop. katanya dia juga ga terlalu perduli dengan siapa dia melakukan hal itu, kalo lagi pas mau dan ngebet ya langsung aja. ckckck.. Dia juga mengaku kalo pas lagi ML, dia banyak berperan sebagai perempuan. Wakz!!! Silahkan dibayangkan sendiri.

Tapi si katanya sekarang dia sudah meninggalkan dunia hitam itu dan kehidupannya banyak diisi dengan menulis, memperdalam agama, dan melakukan berbagai macam kegiatan2 keagamaan. Nah, terlepas dari itu semua, kita semua (termasuk aku tentunya) pasti sepakat kalo dia itu bisa dibilang aneh dan citranya buruk, kecuali bagi para pendukung homo seksual. Yaah, semua orang punya pendapat sendiri-sendiri. Tapi bagi aku, mereka tetep ga normal. Dengan citra yg seperti itu, Samuel Mulia masih bisa menunjukkan bahwa dirinya adalah seorang ahli mode dan penulis yg handal yg jadi penulis aktif di Kompas. Ga tau kenapa aku ngerasa “woww” aja ada seorang homo seksual yg jadi penulis rubrik di media massa terkenal, sama kyk misalnya pemaen film ato penyanyi yg “ga normal”, tapi masih bisa eksis dan aktif di dunianya masing-masing. Mereka bisa MENGALAHKAN stigma dan citra buruk “ketidaknormalan” yg ada dengan menghasilkan karya-karya yg bagus, yg membuat banyak orang laen yg tadinya sinis, berbalik menyukai mereka. Citra yg buruk dan anggapan “ketidaknormalan itu” selanjutnya tidak terlalu tampak dan diperhatikan lagi, yg dilihat adalah bagaimana kualitas karya-karya yg dihasilkannya…

O iya, ceritaku ini jadi ga ada artinya lagi kalo ternyata Samuel Mulia yg dibahas dalam situs yg aku baca itu bukanlah si penulis yg menulis di rubrik parodi Kompas, haha.. Kenapa aku ga berusaha buat browsing dan nyari informasi lebih lanjut? males soalnya.. hehe…

5 Responses to “Samuel Mulia si Penulis Parodi?”


  1. 1 Ferre June 13, 2009 at 9:45 am

    dan dia dulu adalah Pimred majalah A+
    aq lebih suka tulisan2nya di majalah itu

    • 2 ditter June 14, 2009 at 7:01 am

      Waaaahhh.. ternyata pengetahuanmu ttg media luas juga ya, haha.. aku malah ga tau majalah A+ itu ttg apaan, hehe…

      • 3 Ferre July 12, 2009 at 7:22 am

        Majalah gaya hidup n fashion
        tp skrg kaya’nya udah jarang terbit…terakhir sih baca tulisannya di SWA, ngulas gaya hidup kaum jet set saat belanja

  2. 4 frozzy July 9, 2009 at 8:13 am

    gue sih tetep suka lho sama dia, terlepas dari kecenderungan sksual dia yang berbeda dari orang kebanyakan, toh orientasi seksual dia itu tidak berpengaruh sama content dari tulisannya dia, cara penyampaiannya juga ok. most of all, i like it. anyway, salam kenal yah, cin…

    • 5 ditter July 10, 2009 at 7:29 am

      Iya, aku juga tetep suka. Masalah dia beda orientasi seksual, sebenarnya ga suka, tapi kan yang mo aku ambil dari dia bukan segi negatifnya. Aku suka ma tulisan-tulisannya, hehehe…. salam kenal mbak Froz!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,985 other followers

Selamat Datang!

Kategori

Twitter

Arsip


%d bloggers like this: