Ingin Menang & Takut Kalah

Dalam sebuah kompetisi, kita bisa membedakan dua tipe kompetitor, yakni yang ingin menang dan yang takut kalah.

Sepintas, keduanya tampak sama. Dan memang, tujuan mereka sejalan, yakni meraih kemenangan. Namun, mental dan motivasinya berbeda sehingga cara mereka dalam menjalani kompetisi pun berbeda pula.

Bagi orang yang ingin menang, ia akan cenderung melakukan cara-cara yang positif untuk meraih kemenangan yang dia impikan itu.

Baginya, kemenangan adalah hal yang penting, namun proses untuk mendapatkannya pun tidak kalah penting. Karena itulah ia menganggap bahwa kemenangan yang diraih dengan cara yang curang merupakan sebuah kesia-siaan.

Sementara tentang orang yang takut kalah, ia selalu gelisah karena pikirannya dipenuhi oleh rasa takut. Ia khawatir apa yang sudah ia korbankan tidak sampai berbuah kemenangan.

Ia tidak bisa menikmati kompetisi sebagai sebuah proses untuk meningkatkan kualitas diri. Rasa takut itu merongrong hidupnya, dan kemudian mendorongnya untuk melakukan segala cara supaya tidak sampai kalah.

Di sinilah perbedaannya. Orang yang ingin menang, fokus pada dirinya sendiri. Sementara orang yang takut kalah fokus pada pesaingnya.

Karena fokus pada diri sendiri, maka orang yang ingin menang akan rajin belajar, berlatih, atau tindakan apa pun yang bisa meningkatkan kualitas dirinya.

Sedangkan karena fokus pada pesaingnya, maka orang yang takut kalah akan selalu sibuk mencari-cari kekurangan lawan. Ia akan berusaha melakukan segala cara untuk menjatuhkan reputasi sang pesaing. Pada akhirnya ia lupa untuk mengembangkan dirinya sendiri sehingga kualitas dan kemampuannya pun hanya segitu-segitu saja —tidak berkembang.

Orang yang ingin menang fokus pada kemenangan. Sementara orang yang takut kalah, pikirannya dihantui oleh kekalahan. Jika kita melihatnya dari sisi law of attraction, maka kita bisa tahu pihak mana yang akan menjadi pemenang.

About these ads

36 Responses to “Ingin Menang & Takut Kalah”


  1. 1 Ryan June 2, 2014 at 9:59 pm

    saya ingin menang mas, tapi juga takut kalah. gimana dong?

    tulisan singkat tapi sarat makna mas. setuju tuh. sepintas memang sepertinya sama, tapi pikiran itu justru memberi perbedaan sangat besar akhirnya.

  2. 3 Beby June 2, 2014 at 11:05 pm

    Kalo diawali sama kata negatif emang endingnya jadi kurang baek ya, Bang.. *sotoy*

  3. 5 cumilebay.com June 2, 2014 at 11:27 pm

    Berfikir positif dan punya jiwa pemenang aja meskipun itu susah hehehe. Kalo gw woless2 aja ngakperna di pikir, menang syukur kalo kalah intropeksi diri buat lebih baik hehehe

  4. 7 Una June 2, 2014 at 11:54 pm

    Saya ingin menang tapi males kalah :P
    *opooo jal

  5. 9 duniaely June 3, 2014 at 2:01 am

    Kekuatan pikiran juga ya? :D

  6. 11 eda June 3, 2014 at 11:17 am

    setuju!
    suka bgt sama yg ini : Orang yang ingin menang, fokus pada dirinya sendiri. Sementara orang yang takut kalah fokus pada pesaingnya.

  7. 13 Bibi Titi Teliti June 3, 2014 at 11:20 am

    Duh, pemikiran yang keren sekali mas Ditter :)
    Setujuuuuu…

    Dan emang teori Law of Attraction itu kan isinya kurang lebih apa pun yang kita pikirkan, maka alam semesta akan menanggapinya sebagai isyarat untuk diwujudkan…

    Jadi mending mikirnya positif terus aja :)

  8. 15 Pypy June 3, 2014 at 12:54 pm

    Jadi kira2 siapa yg menang yg ut RI1 nanti :D

  9. 17 masroh June 3, 2014 at 2:34 pm

    di dalam perlombaan pasti ada yg menang dan ada yang kalah. menang dan kalah itu suatu hal yang biasa. menang dengan usaha sendiri dan disertai dgn doa itu baru luar biasa *halah.

    btw nice post :)

  10. 19 Muhammad Hendra June 3, 2014 at 5:25 pm

    Yoi, gue bakalan jadi orang yang pengen menang aja, bukan jadi orang yang mau menang sendiri pastinya. #inikomenmacamapaaa

  11. 21 ysalma June 3, 2014 at 10:51 pm

    Kalau pengen menang dapat hadiahnya gimana?,
    Dari gencarnya persaingan menjadi nomer 1 saat ini, siapakah yang kira2 keluar sebagai pemenang?

  12. 23 Rahad June 4, 2014 at 12:25 am

    Gue sering tuh kalo lg bertanding, pelatih nyuruh buat fokus ngasih yg terbaik, masalah kalah menang itu nmr 2. Kalo menang berarti emang layak menang, kalo kalah, setidaknya udh ngasi perlawanan yg maksimal dan gak jarang kalah hanya karena kurang beruntung aja

  13. 25 Nunu El Fasa June 4, 2014 at 12:56 am

    Dit.. Sepintas mirip dengan psikologi kedua capres kita

  14. 27 Chandra Iman June 4, 2014 at 9:35 am

    nice post bro. terima kasih sudah diingatkan :)

  15. 29 Yos Beda June 4, 2014 at 9:51 am

    Ketika melihat kekalahan adalah kemenangan yang tertunda biasanya akan bisa lebih tenang dalam mendapati dirinya kalah, hehehe

  16. 31 nuellubis June 4, 2014 at 10:26 am

    Mas kayaknya cocok jadi motivator nih… Sering banget nulis postingan sifatnya memotivasi… =D

  17. 33 catatanrinagahayu June 4, 2014 at 9:50 pm

    hmmmp, positif thingking terus mas ditter :D


  1. 1 Artikel Lainnya | Dibaca Yuk Sambil Seruput Kopinya | Alvi Punya Cerita Trackback on June 9, 2014 at 9:33 pm
  2. 2 Kompetisi | Catatan gado-gado Trackback on June 12, 2014 at 10:31 pm
  3. 3 Menentukan Pilihan | Catatan gado-gado Trackback on July 5, 2014 at 4:29 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,841 other followers

Selamat Datang!

Buku Saya

Sampul_
Indonesia Sehari-hari2

Kategori

Twitter

Arsip


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,841 other followers

%d bloggers like this: