Pelajaran Hidup

Sudah hampir dua tahun ini saya mencoba berbisnis di bidang kuliner, yakni warung makan kecil-kecilan. Syukurlah, saat ini sudah berkembang menjadi dua warung dengan 8 karyawan.

Saya selalu senang setiap kali berkunjung ke warung saya. Bukan karena bisa makan gratis sepuasnya, tapi karena saya bisa mendapat kesenangan tersendiri dengan mengobrol bersama para karyawan.

Ya, kalau karyawan sedang tidak sibuk, saya suka mengajak mereka mengobrol. Kami bisa membicarakan apa saja, mulai dari kisah asmara masing-masing, strategi untuk membuat warung lebih maju, hingga strategi untuk mendekati perempuan yang sudah lama diidam-idamkan.

Karena keterbatasan ekonomi, kebanyakan di antara mereka hanya sekolah sampai tingkat SMP. Bahkan ada juga yang hanya menikmati jenjang menengah pertama itu sebentar tanpa lulus sehingga hanya memiliki ijazah SD. Tapi dari segi pekerjaan, mereka sangat berpangalaman.

Lapangan adalah sekolah mereka. Pengalaman adalah guru yang menempa mereka. Dan meskipun tidak sempat mengecap pendidikan tinggi, namun pandangan hidup mereka tidak kalah arif dibanding para sarjana.

Jujur, salah satu faktor yang membuat usaha kuliner ini berkembang adalah berkat peran mereka juga. Mereka yang paling tahu kondisi lapangan, dan mereka pula yang berhadapan langsung dengan pelanggan.

Oh iya, tentu peran saya pun tidak kalah penting, yakni mencicipi makanan supaya kualitas rasanya selalu terjaga. Maksudnya ya makan gratis.

Kalau sedang stres, biasanya saya akan mengobrol dengan mereka, dan setelah itu stres saya hilang. Entahlah, saya seperti mendapat inspirasi dan pandangan baru dalam melihat masalah yang menimpa saya. Dan kita tahu, dengan mengubah sudut pandang, kadang-kadang kesusahan bisa berubah menjadi kebahagiaan.

Suatu ketika dalam suatu obrolan, salah seorang karyawan berterima kasih kepada saya. Alasannya karena saya telah memberi mereka pekerjaan. Saya tersenyum. Saya pun berterima kasih kepada mereka, sebab mereka telah memberi saya pelajaran hidup yang berharga.

About these ads

46 Responses to “Pelajaran Hidup”


  1. 1 ysalma May 18, 2014 at 12:33 pm

    Simbiosis mutualisme antara karyawan dan yang punya usaha,
    kata mereka yang sukses ikatan itu kalau baik, usaha bakal lancar,
    boleh dibagi ilmu bisnisnya nih.

  2. 3 Nunu El Fasa May 18, 2014 at 12:35 pm

    Kereeen dit… Penulis sekaligus pebisnis. Sukses

  3. 5 duniaely May 18, 2014 at 12:42 pm

    Semoga sukses ya bisnis kulinernya :)

    Memang ada rasa tersendiri yang nggak bisa dibayangkan andai bisa memberi pekerjaan pada orang lain, bener nggak? :P *berdasar pengalaman pribadi dulu*

  4. 7 ochimkediri May 18, 2014 at 12:57 pm

    saling membutuhkan satu sama laen.

  5. 9 nuel May 18, 2014 at 2:23 pm

    Wow, mas! Beneren menginspirasi nih…. Jadi bikin tambah semangat! Fight, fight, fight. =D

  6. 11 ndutyke May 18, 2014 at 3:25 pm

    Semoga barokah dan lancar usahanya. Bs memberi byk manfaat :) kapan2 aku mampir, hehehe.

  7. 16 aqied May 18, 2014 at 5:41 pm

    dimanaaa itu maas?
    mmmm aku juga suka ngajak ngobrol siapa aja. dulu kalo sambil nunggu bus, ngobrol sama tukang ojek, pak becak, bapak2 warung kopi. di bus pun suka aja ngobrol sama kernet/kondektur kalo gak tidur. pokoknya ad momen nganggur dikit saya pengen ngajak ngobrol siapa aja. hihi

    • 17 Ditter May 21, 2014 at 5:59 am

      Deket UMY dan deket STPN :D

      Iya ya, menyenangkan ngobrol2 dengan orang yg belum terlalu kita kenal. Kita jadi kayak dapat pandangan baru gitu, hehe….

  8. 18 masroh May 18, 2014 at 6:01 pm

    suksess terus yo bisnis kulinernya..
    terkadang saya juga suka seperti itu, kalau lagi setres atau bete itu lebih baik ngobrol sama temen, apalagi temen yg mempunyai pemikiran dewasa, itu pasti dapet banyak bgt nasihatnya ;) hehe

  9. 20 Evi May 18, 2014 at 10:43 pm

    Jadi bos punya romantika sendiri ya Ditter. Deg2an kalau mendekati tanggal gajian..berbanding terbalik dengan karyawan:)

  10. 22 Zizy Damanik May 19, 2014 at 12:01 am

    Tapi benar sih kata si pegawai itu. Lapangan kerja yang tersedia adalah modal bagi mereka, jadi memang tanggung jawab bos ya itu, bagaimana karyawan agar bisa gajian… :)

  11. 26 Adi Bali May 19, 2014 at 3:18 pm

    Mereka beruntung punya bos seperti anda Gan. Semoga berkah dan semakin sukses usahanya, jadi makin banyak lagi yang bisa turut mendapat nafkah yang halal.

  12. 28 Pypy May 19, 2014 at 4:35 pm

    Keren yah Dit ada bisnis kuliner gitu :D Sukses terus yah :D

  13. 30 Beby May 20, 2014 at 9:25 am

    Wah hebat.. Bisa punya bisnis sendiri.. :D
    Mengenai pelajaran hidup bisa dari siapa aja ya, Bang. Bener-bener anugerah kalo bisa dapetin itu mah, ngga semua orang bisa dapet soalnya :)

  14. 32 Bibi Titi Teliti May 20, 2014 at 11:52 am

    Duh, keren sekali mas Ditter bisa punya usaha sendiri…
    Aku dari dulu pengen buka usaha masih maju mundur terus karena cemen….hihihi…

    Semoga sukses buat tempat makan nya yah mas :)

  15. 34 cumilebay.com May 20, 2014 at 12:30 pm

    Kak … warung nya dimana ??? mau nyobain tp gratis boleh tak ??? hehehe. Semoga warung nya terus berkembang :-)

  16. 36 Rahad May 20, 2014 at 5:51 pm

    Bikin usaha, terus dpt karyawan yg bisa kita percayai itu emang bikin bahagia ya, kita jd gak segan2 utk ngasi mereka uang lebih
    Kalo udah dapet karyawan gak jujur, rewel lg minta naik gaji mulu pasti bikin dongkol dah
    Sukses terus bisnisnya bang ditter!

  17. 38 Aul Howler May 20, 2014 at 5:54 pm

    Cool!

    Jadi pengen (makan gratis) ke sana deh

  18. 40 Arip Yeuh! May 20, 2014 at 11:02 pm

    Beruntung banget nih yg punya pemimpin bisnis kayak Bang Adit ini.

  19. 42 catatanrinagahayu June 9, 2014 at 5:25 pm

    Nama warungnya apa mas..?:D
    Sy kebetulan mahasiswi umy…#kpn2pengenmampir;D


  1. 1 Orang Sombong | Catatan gado-gado Trackback on July 15, 2014 at 3:49 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,868 other followers

Selamat Datang!

Buku Saya

Sampul_
Indonesia Sehari-hari2
25 pesan Rasul Sehari-hari

Kategori

Twitter

Arsip


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,868 other followers

%d bloggers like this: