Suporter Sepak Bola

Setiap kali ada big match sepak bola liga Eropa yang tayang di televisi, biasanya Facebook, Twitter, dan pos kamling ramai oleh suara para suporter. Mereka mengelu-elukan tim favorit yang sedang bertanding. Sesekali mereka juga saling ejek.

Kalau cuma bercanda sih nggak apa-apa, ya. Tapi kalau sampai ejekan tersebut berlanjut menjadi perselisihan, maka itu konyol namanya.

Bayangkan, tim yang sedang bertanding berada jauh di sana, berbeda benua. Jika ada kawan kita yang mengejek mereka, tentu mereka tidak akan mendengar ejekan itu.

Jadi, tim kesayangan kita tidak tahu bahwa mereka baru saja diejek, sebab toh mereka sedang bertanding. Bahkan mungkin mereka juga tidak tahu bahwa di belahan dunia lain, ada teman kita yang mengejek mereka.

Dan yang jauh lebih penting lagi, mereka sama sekali tidak terpengaruh oleh ejekan-ejekan tersebut.

Kalau mereka kalah, maka penyebabnya tentu bukan karena ejekan teman kita. Dan kalau mereka menang, itu juga bukan karena kita berhasil menyangkal ejekan itu.

Jadi, untuk apa kita marah?

Begitulah, kadang-kadang orang dewasa suka bertingkah laku seperti anak-anak.

About these ads

21 Responses to “Suporter Sepak Bola”


  1. 1 mawi wijna May 8, 2014 at 11:24 pm

    Kadang orang dewasa juga sering lupa kalau sepak bola itu cuma permainan, untuk dimainkan dan bukan untuk dipermainkan. :p

  2. 3 duniaely May 9, 2014 at 5:44 am

    Namanya juga permaianan ya, ada yang menang ada yg kalah :P

  3. 5 Chandra Iman May 9, 2014 at 8:32 am

    iya kadang sesuatu yang “terlalu” itu kurang baik, dalam hal ini terlalu memuja tim kesayangan :)
    kalo mendukung ok lah, kalo sudah menjelekan orang lain itu sudah nga bener :)

  4. 7 ysalma May 9, 2014 at 12:01 pm

    Fanatisme tanpa berpikir namanya,
    lebih parah orang dewasa kalau udah urusan bola, ejek-ejeknya.
    bela yang menang aja lah :)

  5. 9 Arip Yeuh! May 9, 2014 at 1:57 pm

    Kenapa kita marah? Untuk menyombongkan diri kalau kita nonton match tadi sehingga merasa diri jadi seorang fans yg hebat.

  6. 11 Pypy May 9, 2014 at 3:44 pm

    Aku pernah nangis sambil megangin poster tim Italy waktu mereka kalah di piala dunia tahun 2002..muahhaa.. si papa yg ngeliatin sampe ketawa liatnya..ahaha

  7. 13 opexbaft May 9, 2014 at 9:14 pm

    namanya juga supporter (fans), membela itu hal biasa, apalagi sampai diejek

  8. 16 nuellubis May 10, 2014 at 7:05 am

    Kadang kalau ngefans, bikin kita jadi nggak waras — itu pun kalau nggak bisa ngontrol. =D

  9. 18 ibnurus May 10, 2014 at 7:37 am

    Memang sangat disayangkan, mudah sekali kita ini disulut pertikaian, mudah sekali api kemarahan itu membakar darah sampai mendidih. Hanya karena bola, hanya karena saling ejek, kadang sampai isu perdebatan perbedaan suku, ras, agama saudara sendiri pun bisa saling berselisih. Sedih dan miris

  10. 20 Rahad May 14, 2014 at 6:15 am

    Itulah kalo terlalu fanatik. Padahal nonton jg masih di tivi blm ikut jd supporter di benua sana


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,865 other followers

Selamat Datang!

Buku Saya

Sampul_
Indonesia Sehari-hari2
25 pesan Rasul Sehari-hari

Kategori

Twitter

Arsip


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,865 other followers

%d bloggers like this: