Kasir

Jika teman-teman berkunjung ke Jogja (kota), maka kalian akan merasakan sendiri betapa mudahnya mencari minimarket di sini. Merek minimarketnya beragam. Letak mereka berdekatan, dan bahkan ada beberapa yang saling berhadapan.

Sebagai anak kos, saya cukup terbantu dengan kehadiran toko ritel modern itu. Saya biasa membeli barang kebutuhan sehari-hari di sana, seperti sabun, pasta gigi, detergen, susu instan, air mineral, dan sebagainya.

Nah, kalau sedang berbelanja di minimarket atau supermarket, biasanya saya hanya membeli barang yang dari awal memang sudah ingin saya beli. Makanya saya hampir selalu menolak produk yang ditawarkan oleh kasir ketika saya membayar belanjaan. Sebab, dari awal memang saya tidak berencana untuk membelinya.

Saat ini job desc kasir di ritel modern sepertinya tidak hanya melayani pembayaran ya, tapi juga penjualan (active selling). Saya lihat “posisi” kasir memang strategis. Dalam hal tertentu bahkan lebih strategis daripada sales promotion girl/boy.

Saat sedang berada di supermarket, para pelanggan seperti saya bisa melarikan diri dengan mudah dari SPG/SPB agresif yang sering berkeliaran di sana. Tapi, para pelanggan tidak akan bisa menghindari kasir, karena kepada merekalah kita harus membayar.

Nah, para manajer pemasaran tampaknya melihat hal itu sebagai sebuah kesempatan besar untuk mempromosikan produk dan meningkatkan omzet.

Dulu sih saya sempat bingung kenapa kasir-kasir di supermarket sering banget menawarkan produk. Maksudnya, produk-produk yang mereka tawarkan itu kan bisa saya temukan dengan mudah di rak. Jadi kalau memang membutuhkannya dan menginginkannya, PASTI saya akan membelinya tanpa perlu ditawarkan terlebih dahulu.

Saya sempat menilai, cara promosi seperti itu tidak akan efektif.

Tapi, saya lupa. Sifat orang kan beda-beda, tidak semuanya pelit seperti saya. Dan lagi pula, kebutuhan dan keinginan bisa diciptakan. Mungkin inilah yang sering diupayakan oleh para manajer pemasaran lewat kasir.

Beberapa hari yang lalu saya menyaksikan sendiri keefektifan promosi itu. Orang di depan saya membeli tiga buah produk yang ditawarkan oleh sang kasir.

Pas giliran saya yang maju, saya pun mendapat penawaran itu. Hal yang terjadi kemudian bisa ditebak dengan mudah: saya menolak tawaran tersebut.

Syukurlah, sang kasir masih mau tersenyum. Dan saya cukup beruntung, sebab senyumnya manis sekali, seperti Herfiza Novianti.

About these ads

38 Responses to “Kasir”


  1. 1 cumilebay.com April 28, 2014 at 12:48 pm

    Paling sering di tawarin beli pulsa kalo ke kasir minimarket :-)

  2. 3 aqied April 28, 2014 at 12:56 pm

    Saya lupa mas. Pas kuliah pemasaran ada jenis barang yg memang berpotensi dibeli tanpa direncanakan. Seperti yg biasa ad di sekitar kasir. Kalo ditambah dg tawaran dr kasir, bisa lebih berhasil lagi penjualannya.
    Kmaren saya makan di PH juga semua waiter/waitress nya nawarkan menu lain terutama yg baru/promo

  3. 5 mawi wijna April 28, 2014 at 1:57 pm

    Klo saya malah sering “debat” sama kasir pas saya nggak mau belanjaan dimasukin kantong plastik. Tapi toh kayaknya mereka melakukan hal-hal di atas itu krn ada SOP nya yang kalau dilanggar nanti kena sanksi.

  4. 7 pursuingmydreams April 28, 2014 at 2:03 pm

    Aku paling ditawarin mau kupon berhadiah untuk dikumpulkan :grin: . Klo hadiahnya menarik ya berminat, klo mahal2, kutolak tawaran si kasir :grin: .

  5. 9 Chandra Iman April 28, 2014 at 3:44 pm

    baw uang secukupnya, jadi walau ditawarin bahkan sampe dikedipin tidak akan mempan :)

    atau sekalian saya cuma tertarik sama yang mempromosikan produk ;)

  6. 11 Pypy April 28, 2014 at 4:13 pm

    Iya sih, kalo disini paling banter mau isi pulsa mbaknya? ato kalo lagi dikeepsi yah nawarin cd :p

  7. 13 ysalma April 28, 2014 at 9:10 pm

    saya termasuk yang kurang mempan ditawarin kasir :)

  8. 15 duniaely April 28, 2014 at 10:15 pm

    wadeww .. endingnya itu :P

  9. 17 topik.my.id April 29, 2014 at 7:07 am

    endingnya adalah penolakan terhadap sang kasir yang mneawarkan barangnya hehee…… memang sih kasir sekarang masih menawarkan nanti kalau beli ini dapat bonus biasanya kayak gtuh kalau aku

  10. 19 Lutfi Retno Wahyudyanti April 29, 2014 at 9:54 am

    Biasanya aku males kalo disenyumi kasir di mini market. Seringnya nggak ikhlas. Kaya dia terpaksa karena ada di peraturan kerja.

  11. 21 nuel April 29, 2014 at 10:49 am

    Jadi mas pelit orangnya? :p

  12. 23 made gelgel April 29, 2014 at 12:32 pm

    menurut saya itu adalah salah satu cara teknik berjualan atau biasa disebut dengan soft selling, secara tidak langsung bisa dikatakan pembeli agak sedikit terbujuk untuk membeli barang yang ditawarkan tersebut. yang saya tahu kurang lebih seperti itu

    salam kenal :)

  13. 25 Joe Ismail April 29, 2014 at 7:23 pm

    menjamurnya minimarket modern di samping membantu konsumen juga merugikan toko toko kecil yang dikelola secara tradisional

  14. 27 aulhowler April 30, 2014 at 12:00 pm

    Ending nya……..
    Hahahahaha

    Wahh, kreatif juga itu teknik promosi nya.
    Boleh diterapkan juga nih di wilayahku
    Soalnya pada gak mahir promosi. Minimarket banyak. persaingan ketat. masyarakat mayoritas jauh lebih senang ke pasar.
    Jadinya gitu deh, pembelinya dikit. diperebutkan pula. akhirnya udah ada yg tutup tuh..

    Kalo promosinya kayak gini dari dulu sih seharusnya bisa maju banget
    Konsumen zaman skrg mah gitu sifatnya. Gak mau beli yg gak diliat langsung.
    jadinya kalo gak tau dimana letak barangnya, gak liat, gak beli.
    ckck

    P.S.
    Kita sama.
    dalam hal pelit itu
    haha

    *Dinasti Tuan Krab dan Paman Gober*

    http://aul-home.blogspot.com

  15. 29 Praoto Abdi Negoro April 30, 2014 at 2:18 pm

    kalo ane dulu kuliah di jogja jarang banget gan kuliah di mart-mart macam itu, bisa ditebak karena kantong cekak. Tp untungnya bu kostnya punya toko jd bisa ngutang dulu……nasib anak kost

  16. 32 Nunu El Fasa April 30, 2014 at 2:32 pm

    Merasa aman setelah baca… Ini saya dalam perjalanan ke Jogja untuk acara bedah buku besok. Tadi sempet buru2.. Bukannya kelupaan tapi sudah disengaja nggak bawa peralatan mandi. Pikirku… si Fmart dan DMart ada di mana2 dan tentu harganya juga sama. Hehe ternyata emang di jogja banyak yaa

  17. 34 Rahad May 1, 2014 at 4:30 am

    kasi rangkap spg/b berarti ya. sistemnya mungkin sama kayak iklan, kalo ditawarin terus2an akhirnya kepikiran terus dan terpancing buat beli

  18. 36 kevinchoc May 1, 2014 at 2:12 pm

    <- Selalu nolak juga kalo kasir promosi produk.


  1. 1 Tentang Menulis | Catatan gado-gado Trackback on September 4, 2014 at 9:05 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,865 other followers

Selamat Datang!

Buku Saya

Sampul_
Indonesia Sehari-hari2
25 pesan Rasul Sehari-hari

Kategori

Twitter

Arsip


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,865 other followers

%d bloggers like this: