Menguasai Dasar-Dasar Komputer Ternyata Penting!

April 24, 2011 at 4:04 pm | Posted in Sehari-hari | 37 Comments
Tags: , ,

Beberapa hari yang lalu saya ngobrol-ngobrol dengan seorang teman yang juga merupakan salah satu staf di kantor saya. Ia bercerita tentang pengalamannya ketika menjalankan tugas melakukan perekrutan karyawan baru. Ceritanya sangat menarik, membeberkan fakta yang selama ini tidak terbayangkan di benak saya.

Ketika itu, kantor tempat kami bekerja membutuhkan staf administrasi. Demi mendapat karyawan yang paling pas, pihak kantor memasang iklan di koran. Setelah beberapa hari sejak pemasangan iklan, surat lamaran yang masuk lumayan banyak, dan kebetulan hampir semua menyandang predikat sarjana.

Setelah menyeleksi surat lamaran dan CV yang datang, diperoleh beberapa pelamar yang sekiranya pantas untuk mengikuti seleksi berikutnya. Mereka yang lolos seleksi administrasi rata-rata memiliki latar belakang pendidikan yang “nggak jauh-jauh” dari administrasi, misalnya jurusan manajemen. Mereka pun mengikuti tes lanjutan di kantor saya.

Setelah tahap tersebut berakhir, ternyata tidak ada satu pun para pelamar yang diterima. Kenapa? Karena mereka tidak menguasai program-program komputer yang biasanya sering dipakai oleh petugas administrasi, misalnya Ms Excel. Mending kalau masih bisa menerapkan rumus-rumus sederhana di Excel, misalnya auto sum. Lah, ini untuk buka program Excel di komputer dengan OS standar XP aja sudah cukup membuat mereka bingung! Padahal pendidikan terakhir mereka adalah sarjana. Bahkan beberapa ada yang nggak bisa internet, kecuali membuka facebook lewat HP.

Di lini lain perusahaan tempat saya kerja, yakni lini pabrik, ada salah satu karyawan yang kabarnya bisa komputer. Dia pun dipanggil untuk mengikuti tes di kantor saya. Meski hanya lulusan SMA, namun karyawan pabrik itu ternyata cukup menguasai Ms Word dan Ms Excel, meski tidak terlalu ahli. Mungkin karena dulu ia sempat mengikuti kursus komputer dan belajar dengan tekun.

Singkat cerita, karyawan itu pun diterima di lini saya. Bila sebelumnya ia bekerja di pabrik di ruangan yang terbilang panas, kini pindah ke kantor di ruang ber-AC, bekerja di depan layar komputer. Ya, atasan saya lebih memilih menerima lulusan SMA namun “bisa bekerja”, daripada lulusan S1 namun “tidak bisa bekerja”. Menurut saya, mantan karyawan pabrik itu sangat beruntung.

Saya kira, penyebab para pelamar tersebut tidak bisa mengoperasikan beberapa program komputer adalah karena tidak terbiasa. Yang membuat saya heran, kok bisa ya para sarjana itu nggak menguasai dasar-dasar komputer? Trus bagaimana cara mereka membuat skripsi? Misalnya mengolah dan menganalisis data, mengetikkan konsep yang ada dalam pikiran mereka, atau membuat file presentasi. Unik, lho.

About these ads

37 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Kan dulu Adit pernah bilang, dulu suka ada ibu-ibu guru dateng ke warnet minta dicariin bahan buat bikin makalah tho? Lha kalo yang kelas berpendidikan tinggi aja nggak bisa internetan, nyuruh orang buat bikinin skripsi tentu bukan masalah besar. Jaman sekarang banyak banget dosen yang mau meluluskan skripsi mahasiswanya tanpa banyak bimbingan, bahkan sidang skripsi pun cuman formalitas.

  2. mungkin udah kelamaan lulusnya jadi udah lupa :) emang kalo keahlian itu kalo ngga digunakan terus menerus bisa lupa.Aku aja baru belajar lagi excel soalnya kerja paling banter ms word sih :) sekarang lg belajar power point ngga terlambatkan untuk belajar :D

  3. Mnrt saia, kalo para sarjana itu gak bisa excel, tp bisa ms word dan ppt mungkin msh bisa dimaklumi ya. Kita ambil cth sarjana itu dr jurusan hukum, sastra, atau mungkin HI, wajar rasanya kalo mereka gak menguasai program excel itu, mskipun itu program dasar, bkn hitung2an. Tapi, klo para sarjana yg tdk menguasai itu brsl dr manajemen atau akuntansi, itu yg perlu kita pertanyakan….hehehe :P

    Scr kerja gak melulu soal teori, tp jg prktek, jd kdg2 memang gak ada slhnya siyh mskipun sdh sarjana kita ikut les komputer spy nantinya kita ‘siap pakai’ di dunia kerja :)

  4. bikin skripsinya cuma fotocopy kali ya? hihihi :mrgreen:

    salut untuk staff lulusan SMA yang ternyata lebih gape’ daripada yang sarjana, tapi lebih salut lagi bagi perusahaannya karena mau memberi kesempatan pada mereka yang “berbobot” walaupun tanpa gelar..

  5. nah!!!
    ini nih ….
    tidak sedikit orang tua yang eneg se-eneg2 nya sama saya
    karena setiap mereka datang minta tolong ngerjain tugas sekolah anaknya, dengan tegas saya tolak!
    saya katakan bahwa itu harus anaknya yang mengerjakan, kalo ga, maka anaknya ga akan bisa apa2.
    mereka berlalu dengan mencibir, seolah2 saya sok ngajari mereka, tapi apa peduli saya? saya lebih peduli pada masa depan anak2 itu yang kelak akan bernasib sama dengan pelamar2 itu. Kasian? Ga lah, wong mereka emang ga niat mo kerja kok :D

  6. Syukur Ahamdulilllah… dulu pernah ikut kursus komputer dan sekarang bisa jadi pengguna komputer yang benar…he..he..he..
    Memang sih, kebanyakan orang menganggap, belajar komputer berarti harus belajar tentang teknologi yang sulit, cuma sebenarnya ga sesulit itu kalee….
    Pinter ngenet, pinter ngegame, coba ditantang buat bikin tulisan dengan mengatur font, halaman, dll atau suruh bikin perhitungan pake excel..

  7. mas adiiit..
    blogku udah ganti
    blogku di blogrollmu di edit yak..
    nih alamatnya, http://www.mylitlesister.blogspot.com

    makasiih yaa

  8. untung udah pernah ikut2 lomba excel sama word. jadi gak buta banget sama yg namanya program ms. office dan tentunya sama windowsnya sendiri

    ayo di update kawan

  9. mbener juga ya sob…. kadang sering kali kita ta memperhatikan hal2 kecil tersebut padahal penting bgt………..

    salam persahabatn selalu dr MENONE

  10. itulah sob, sebenarnya blajar komputer itu gak susah kok, sperti yg km bilang, asal tau dasarnya saja, pasti bs mengoperasikannya.
    kalo soal sarjana, hmmm… entahlah…

  11. hmmm.memang kalo diswasta kompetensi harus benar2 dihitungkan. apalagi tuntutan perusahaan minimal bisa dasar2 excel ya harus dipenuhi. tapi masa iya ya.. selama kuliah sama sekali tidak bersentuhan dg excel..

  12. Ikutan Koment ya :d
    saya salut kepada perusahaan tsb, memberikan kesempatan kepada mereka, walaupun tidak menyandang “gelar”, seribu satu perusahaan yang memberikan kesempatan itu.

    perusahaan mencari orang yang bisa bekerja, maaf bukan “Gelar”

  13. Perusahaannya hebat, tidak memandang status seseorang akan tetapi lebih mementingkan keahlian. Perusahaan seperti ini bisa ditiru oleh yang lainnya.

  14. wah itu parahnya pake bangeeet massss…..

  15. wah baru tau aku kalo sarjana juga ada yg gaptek…

    seharusnya zaman sekarang ini sarjana sudah diwajibkan mengenal ilmu dasar komputer ..

    salam :)

  16. begitulah, tidak semua lulusan sarjana itu pandai. banyak kok orang yang cerdas namun tidak dapat melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. contohnya ya pegawai pabrik tersebut, iya orang itu sungguh beruntung…….

  17. ya, sekarang ini komputer merupakan alat tercanggih yg sudah harus dikuasai semua orang.
    http://kafebuku.com/buku-pintar-software-program-komputer-231-in-1/

  18. ijin share di fb yah
    bermanfaat bgt ^^

  19. pinternya kebelinger kali itu mah..
    ampe segitunya, berarti lulus nya sekedar formalitas mungkin itu mah !

  20. [...] http://ditter.wordpress.com/2011/04/24/menguasai-dasar-dasar-komputer-ternyata-penting/ Share this:TwitterFacebookLike this:LikeBe the first to like this. Bookmark the permalink. [...]

  21. hahaha :D
    ngakak deeh..
    aku ini sarjana dari back ground pendidikan, tapi minatnya kerja di administrasi.
    *sampe komen muncul aku masih berstatus job seeker lhoo
    ceileeeh.. promo! haha :D
    sygnya perusahaan seringkali under estimate ama kami makhluk dari lulusan pendidikan :(
    dikira gaptek n gak bisa bikin laporan kali yak..
    paraaaaaaaahhhh

  22. lihatlah dari kemampuan,cz orang yang punya gelarpun tidak menjamin. . . .

  23. Sebuah realita tentang SDM di negeri tercinta kita, dan sepertinya tidak sedikit SDM semacam yang diceritakan mas Adit :(

  24. wah jadi bersemangat untuk melamar pekerjaan sebgai administrsi di pabrik..
    meskipun dari personalianya sudah mengingatkan bahwa saingan minimal D3 dan saya cuma D1 spesifikasi di bidang komputer aplikasi..:D

  25. iya bener banget kak adit .. aku kerja dipercetakan .. disini menerima ngeprint juga .. tapi suruh ngeprint sendiri” biasanya .. padahal kebanyakan yang ngeprint disini tuch mahasiswa/i jangankan untuk ngedit tulisannya sendiri .. untuk ngeprint aja gak bisa .. jangankan untuk ngeprint, untuk buka data diflashdisknya aja masih ada beberapa yang bisa ..

  26. Hahahaha, kadang yang perlu dibenahi cuma pola pikir orangnya, kadang ada yang cuma modal gampangke, biar sekolah asal lulus dapet kerja cuma biar dapet duit,,,padahal intinya di dunia kerja qta malah harus mau belajar, belajar dan belajar lagiiii….. malah semakin kita mau belajar, makin besarlah kesempatan qta untuk survive…
    sayangnya g ada sekolah yang mengajarkan itu,,,

  27. Sebetulnya kalau Excel, aku maklum banyak yang nggak bisa. Access juga masih lumrah. Soalnya waktu belajar Komputer dulu, keduanya emang njlimet dipelajari. Gitu juga sama Photoshop, Corel, atau aplikasi2 buat gambar. Apalagi program2 tersebut lebih dibutuhkan oleh pekerjaan2 tertentu kayak akuntan, ilustrator, desainer, bagian administrasi/manajemen, dll.

    Justru yang kebangetan itu…. kalau nggak paham sama yang namanya Word atau Power Point. Itu paling gampang dan paling dibutuhin… Sampe nggak bisa, kebangetan banget. -,-

    Aku, waktu skripsi dulu, pas bagian tabel, itu juga lebih ngandelin yang ada di Word ketimbang Excel. Aku malah nggak ngerti Excel banget. LOL

    • Hahaha… saya bisa excel dikit-dikit, itu karena diajarin sama atasan sekalian praktik dengan mengerjakan tugas-tugas darinya. Learning by doing, hehe….

  28. Aku aj gak bisa, kok! Palagi hrus tau auto sum…hahaha

    • Woooh… hahaha….

      • Hahaha..

  29. Mungkin kuliahnya CUMA NYARI STATUS………. hihihi

    • Bisa jadi bisa jadi! :D

  30. Ternyata masih banyak sarjana yang belum bekerja… ya mas.

  31. bagus juga tulisannya om…emang banyak kenyataan yang seperti itu.
    Tapi kita juga gak bisa pukul rata bos.
    Kalau dia bikin skripsi kan tidak harus olah data,
    seperti kuliah S.Kom…
    mereka skripsinya bikin program bos…
    kalo word processor ya wajiblah…

  32. […] biasa, skripsi mereka bagus-bagus sekali. Padahal, kondisi mereka dulu sangat terbatas. Saat itu komputer belum digunakan secara luas. Kalau mau cari referensi, maka harus membaca buku-buku tebal dalam […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries and comments feeds.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,816 other followers

%d bloggers like this: